
Camat Koto XI Tarusan Bersama Forkopimca Turun Langsung Pantau Pilwana di 10 Nagari, Kedepankan Kedamaian dan Nilai Adat
Tarusan- Pesisir Selatan nrtvnews.com Camat Koto XI Tarusan, Nurlaini, S.E., M.Si., bersama Kapolsek Tarusan, Iptu Irfan Chandra, S.H., dan Danramil Tarusan melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa 20/10/2026
Monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilwana hingga hari pemilihan berjalan kondusif, aman, damai, dan bermartabat, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat serta agama yang menjadi landasan kehidupan masyarakat Minangkabau.

Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun suasana demokrasi yang sehat, sekaligus memastikan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat nagari berlangsung tertib dan mengedepankan semangat kebersamaan.
Libatkan Seluruh Unsur Masyarakat, Perkuat Persatuan
Dalam upaya menyukseskan Pilwana, Camat Koto XI Tarusan bersama Forkopimca tidak hanya mengedepankan koordinasi pemerintahan dan keamanan, tetapi juga melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Tokoh masyarakat, ninik mamak, ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang, serta kalangan pemuda dan pemudi turut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan menjaga suasana tetap sejuk selama proses pemilihan berlangsung.

Pelibatan berbagai unsur ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat rasa tanggung jawab bersama. Sebab, keberhasilan Pilwana bukan hanya ditentukan oleh penyelenggara dan aparat keamanan, melainkan juga oleh kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perbedaan pilihan.
Peran ninik mamak dan tokoh adat sangat penting dalam merawat persatuan di tengah kaum dan nagari. Begitu pula ulama yang mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, menghindari fitnah, serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk merusak hubungan persaudaraan.
Sementara itu, generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor demokrasi yang santun, cerdas, dan bertanggung jawab, termasuk dalam menggunakan media sosial agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Pilwana Damai, Demokrasi Bermartabat
Pemilihan Wali Nagari merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan dan pelayanan di tingkat nagari. Karena itu, proses pemilihan perlu dijaga agar berlangsung secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilih dengan bijak, menghormati pilihan orang lain, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
Dalam tradisi masyarakat Minangkabau, nilai adat dan agama memiliki peran besar dalam menjaga keharmonisan kehidupan bersama. Semangat musyawarah, saling menghormati, dan menjaga hubungan silaturahmi perlu terus dikedepankan, baik sebelum maupun sesudah pemilihan.
Siapa pun yang nantinya memperoleh amanah sebagai wali nagari, seluruh elemen masyarakat diharapkan tetap menjaga kebersamaan demi kelanjutan pembangunan dan kemajuan nagari.
Sinergi Bersama untuk Kesuksesan 10 Nagari
Monitoring yang dilakukan Camat Koto XI Tarusan bersama Forkopimca dan berbagai unsur masyarakat ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengawal pelaksanaan Pilwana di 10 nagari di wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana pemilihan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Lebih dari sekadar memilih pemimpin, Pilwana merupakan kesempatan untuk memperkuat demokrasi dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Proses yang berjalan damai akan menjadi modal sosial penting bagi pemerintahan nagari dalam menjalankan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan.
Dengan mengedepankan semangat kebersamaan, nilai adat, dan ajaran agama, pelaksanaan Pilwana di Koto XI Tarusan diharapkan dapat berlangsung dengan baik, tanpa mengorbankan persaudaraan dan persatuan masyarakat.(Alpin)

