
Anak Nagari Kapuh Satukan Gagasan, Dorong Penguatan Ekonomi dan Potensi Nagari di Pondok Sabai Nan Aluih
Tarusan — Pesisir Selatan nrtvnews.com Pondok Sabai Nan Aluih, Kenagarian Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, menjadi saksi pertemuan sejumlah anak nagari yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan ekonomi dan masa depan masyarakat.

Jumat sore 18/9/2026 para penggiat ekonomi dan wisata, olahraga, media serta sejumlah tokoh masyarakat berkumpul dalam suasana sederhana namun penuh semangat. Mereka duduk bersama, berdiskusi dan bertukar gagasan untuk mencari solusi serta merumuskan langkah nyata dalam mendorong kemajuan nagari.
Pertemuan tersebut dihadiri antara lain Master Kungfu Anwir Rialis, MH, Syafrion, S.Pd., Adisman, M.Pd., Primadoni, SH., Elpinas, S.Kom., Andri Yunizar, SE., serta sejumlah anak nagari dan penggiat lainnya.

Berbagai ide dan gagasan mengemuka dalam diskusi. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah upaya membangun dan mengembangkan kelompok tani sebagai wadah bersama untuk menggerakkan potensi ekonomi masyarakat.
Para peserta melihat bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar apabila dikelola secara bersama, terarah dan berkelanjutan. Kelompok tani diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya petani, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk meningkatkan produktivitas, membuka akses pemasaran, mengembangkan usaha, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Selain pertanian, diskusi juga menyentuh berbagai potensi yang dimiliki nagari, mulai dari ekonomi kerakyatan, UMKM, wisata, olahraga hingga peran media dalam mempromosikan potensi daerah.

Suasana diskusi berlangsung hangat. Setiap peserta menyampaikan pandangan dan gagasan berdasarkan pengalaman serta bidang yang digelutinya. Semangat yang terbangun adalah bagaimana potensi yang ada dapat disatukan menjadi sebuah kekuatan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Pertemuan di Pondok Sabai Nan Aluih tersebut menjadi gambaran bahwa membangun nagari tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Duduk bersama, berdiskusi, menyatukan gagasan dan membangun komitmen dapat menjadi awal dari sebuah gerakan yang lebih besar.

Dari sebuah pertemuan sederhana di Pondok Sabai Nan Aluih, muncul harapan agar semangat kebersamaan terus tumbuh dan melahirkan program-program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena kemajuan nagari bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana anak nagari bersatu, bergerak dan menciptakan peluang untuk masa depan yang lebih baik.(Alpin)

