Wali Nagari Ampang Pulai Efridinal Gelar Pelatihan Siaga Bencana Selama Tiga Hari, Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Ancaman Bencana

Ampang Pulai Tarusan – Pesisir Selatan nrtvnews.com Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Wali Nagari Ampang Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan  Kabupaten Pesisir Selatan, Efridinal menggelar kegiatan Pelatihan Siaga Bencana yang dipusatkan di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Ampang Pulai.

Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 4–6 November 2026, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan nagari, kelembagaan, pemuda, serta masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut perangkat Nagari Ampang Pulai, Ketua KAN Ampang Pulai, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari (LPMN), Babinsa kenagarian Ampang Pulai, unsur pemuda, BKMT, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), serta masyarakat di lingkungan sekitar. Camat Koto XI Tarusan Ibu Nurlaini, SE, M.Si turut mendukung kegiatan pelatihan tersebut.

Pelatihan ini menghadirkan Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tarusan  Dalvi Masyahari, ST, bersama tim sebagai pemateri dan instruktur dalam memberikan pembekalan mengenai kesiapsiagaan serta penanganan awal ketika terjadi bencana.

Wali Nagari Ampang Pulai Efridinal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret dari program kerja Pemerintah Nagari Ampang Pulai dalam membangun kesadaran dan meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

Menurutnya, wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan, termasuk Nagari Ampang Pulai, berada di Kabupaten Pesisir Selatan yang memiliki potensi kerawanan terhadap berbagai jenis bencana. Karena itu, kesiapan masyarakat menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.

“Melalui pelatihan ini, kita berharap masyarakat tidak hanya memahami potensi ancaman bencana, tetapi juga mengetahui bagaimana cara menyelamatkan diri, membantu sesama, dan mengambil tindakan yang tepat ketika situasi darurat terjadi,” menjadi harapan dari pelaksanaan kegiatan tersebut.

Masyarakat Dibekali Pengetahuan dan Keterampilan Kebencanaan

Dalam pelatihan selama tiga hari ini, peserta mendapatkan pembekalan dari tim TRC BPBD Tarusan terkait pentingnya mengenali potensi ancaman bencana, memahami langkah-langkah kesiapsiagaan, serta membangun koordinasi dan kerja sama dalam menghadapi kondisi darurat.

Pengetahuan kebencanaan sangat penting dimiliki masyarakat, sebab bencana dapat terjadi sewaktu-waktu dan sering kali membutuhkan respons cepat dari warga sebelum bantuan dari pihak terkait tiba di lokasi.

Tidak hanya mengandalkan pemerintah dan petugas kebencanaan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko serta meminimalkan dampak bencana.

Membangun Nagari Tangguh Bencana

Pelaksanaan pelatihan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya masyarakat Nagari Ampang Pulai yang lebih tanggap, peduli, dan siap menghadapi ancaman bencana.

Selain meningkatkan pengetahuan individu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah nagari, lembaga adat, unsur pemuda, organisasi kemasyarakatan, pendamping desa, serta masyarakat.

Dengan adanya pembekalan tersebut, diharapkan kesadaran akan pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Sebab, menghadapi bencana bukan hanya soal bagaimana bertindak ketika bencana datang, tetapi juga tentang bagaimana mempersiapkan diri sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Nagari Ampang Pulai berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap keselamatan bersama semakin kuat, sehingga terwujud nagari yang tangguh, sigap, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.(Alpin)