Hulubalang Pessel Makin Solid, Tim Inisiator Pacu Penyempurnaan AD/ART dan Struktur Organisasi

Tarusan – Pesisir Selatan nrtvnews.com Semangat membangkitkan kembali kepedulian terhadap budaya Minangkabau terus bergelora di Kabupaten Pesisir Selatan. Tim Inisiator Pendiri Hulubalang Pesisir Selatan kembali menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan organisasi, khususnya dalam penyempurnaan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan revisi struktur organisasi, Kamis 1/10/2026

Uniknya, pembahasan penting tersebut tidak berlangsung di ruang rapat mewah. Tim justru memilih sebuah tempat sederhana di samping SPBU Kapuh di sebuah warung kopi, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Berbekal semangat kebersamaan dan ditemani secangkir kopi, berbagai gagasan dibahas secara terbuka. Satu per satu persoalan organisasi dibicarakan hingga menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk penyempurnaan Hulubalang Pessel ke depan.

Bagi Tim Inisiator, kesederhanaan tempat bukanlah penghalang untuk melahirkan gagasan besar.

Justru dari tempat sederhana itulah semangat membangun organisasi yang membawa misi kebudayaan Minangkabau terus dipupuk.

Lahirkan Yel-Yel Penuh Semangat

Suasana koordinasi semakin hidup ketika para peserta secara spontan melahirkan yel-yel yang menggambarkan semangat, kecintaan terhadap nagari, serta komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Yel-yel tersebut berbunyi

“Hulubalang Pesisir Selatan, NKRI harga mati!

Hulubalang, Paga Nagari!

Minangkabau, Hulubalang bangkit, Minangkabau jaya!”

Yel-yel tersebut menjadi energi tersendiri bagi Tim Inisiator untuk terus bergerak melakukan pembenahan organisasi.

Sejumlah Inisiator turut Hadir

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Adisman, M.Pd., Elpinas, S.Kom., Primadoni, S.H., Dalvi Masyahari, S.T., dan Andri Yunizar, S.E., serta sejumlah tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan dan kelestarian kebudayaan Minangkabau.

Pembahasan tidak hanya menyangkut teknis organisasi, tetapi juga bagaimana Hulubalang Pessel dapat menjadi wadah yang memiliki arah dan struktur yang jelas dalam ikut menjaga nilai-nilai budaya Minangkabau.

Sementara itu, AKBP Alvira, S.H. selaku Pembina Hulubalang Pessel terus menjalin komunikasi dengan Tim Inisiator.

Komunikasi tersebut dilakukan untuk memberikan masukan dalam penyempurnaan AD/ART sekaligus penataan kembali struktur organisasi Hulubalang Pessel agar semakin tertata.

“Kami Membuka Diri”

AKBP Alvira juga menyampaikan bahwa Hulubalang Pessel terbuka bagi tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap budaya Minangkabau dan ingin ikut berkontribusi.

Menurutnya, menjaga kebudayaan bukan hanya tugas segelintir orang, melainkan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

“Kami membuka diri kepada tokoh masyarakat Pesisir Selatan yang ingin bergabung bersama Hulubalang Pessel. Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya Minangkabau,” ungkap Alvira.

Semangat tersebut menjadi salah satu alasan Tim Inisiator terus melakukan pembenahan meskipun organisasi masih dalam tahap penyempurnaan.

Dari Secangkir Kopi, Menyusun Langkah Besar

Rapat sederhana di Kapuh itu menjadi gambaran bahwa sebuah gagasan besar tidak selalu harus lahir dari tempat yang megah.

Dengan komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap budaya, Tim Inisiator terus menyusun langkah demi langkah untuk membangun Hulubalang Pessel.

Pesan yang terus menguat di tengah proses tersebut sederhana, tetapi sarat makna.

“Kalau kita tidak memulainya, siapa yang akan memulai?”

Kalimat itulah yang menjadi energi psikologis bagi Tim Inisiator untuk tetap bergerak, memperbaiki struktur organisasi, menyempurnakan AD/ART, dan mempersiapkan Hulubalang Pessel agar ke depan memiliki organisasi yang semakin solid.

Semangatnya jelas, Hulubalang bangkit, Paga Nagari, Minangkabau jaya.(Alpin)